LOGOTERAPI
A.
Konsep Utama Logoterapi
Pandangan
Frankl tentang kesehatan psikologis menekankan pentingnya kemauan akan arti.
Tentu saja ini merupakan kerangka, di dalamnya segala sesuatu yang lain diatur.
Frankl berpendapat bahwa manusia harus dapat menemukan makna hidupnya sendiri
dan kemudian setelah menemukan mencoba untuk memenuhinya. Bagi Frankl setiap
kehidupan mempunyai makna, dan kehidupan itu adalah suatu tugas yang harus
dijalani. Mencari makna dalam hidup inilah prinsip utama teori Frankl yang
dinamakan Logoterapi. Logoterapi memiliki tiga konsep dasar, yakni kebebasan
berkeinginan, keinginan akan makna, dan makna hidup.
Logoterapi
awalnya ialah suatu metode psikoterapi untuk menangani orang-orang yang
kehidupannya kehilangan arti. Logoterapi lebih menekankan teknik daripada
teori. Akan tetai seperti dikemukakan Frankl, sesuatu yang tidak berdasarkan
teori tentang kodrat manusia dan filsafat kehidupan tidak dapat menjadi bentuk
psikoterapi (sama seperti ahli-ahli teori lain, kita akan memusatkan perhatian
di sini hanya pada teori kepribadian, bukan pada teknik-teknik yang dipakai
oleh ahli teori untuk mengubah kepribadian).
B.
Teknik-Teknik Terapi Logoterapi
Diantara
teknik-teknik tersebut adalah yang dikenal dengan intensi paradoksal, yang mampu
menyelesaikan lingkaran neurotis yang disebabkan kecemasan anti sipatori dan
hiper-intensi. Intensi paradoksal adalah keinginan terhadap sesuatu yang
ditakuti.
Teknik
terapi Frankl yang kedua adalah de-refleksi. Frankl percaya bahwa sebagian
besar persoalan kejiwaan berawal dari perhatian yang terlalu terfokus pada diri
sendiri. Dengan mengalihkan perhatian dari diri sendiri dan mengarahkannya pada
orang lain, persoalan-persoalan itu akan hilang dengan sendirinya
C.
Unsur-unsur Logoterapi
Munculnya Gangguan
Tujuan Terapi
- Untuk memahami adanya potensi dan
sumber daya rohaniah yang secara universal ada pada setiap orang terlepas dari
ras, keyakinan dan agama yang dianutnya;
- Untuk menyadari bahwa sumber-sumber
dan potensi itu sering ditekan, terhambat dan diabaikan bahkan terlupakan
- Bertujuan memanfaatkan daya-daya
tersebut untuk bangkit kembali dari penderitaan untuk mampu tegak kokoh
menghadapi berbagai kendala, dan secara sadar mengembangkan diri untuk meraih
kualitas hidup yang lebih bermakna.
Peran Terapis
-
Menjaga hubungan
yang akrab dan pemisahan ilmiah.
-
Mengendalikan
filsafat pribadi.
-
Terapis bukan guru
atau pengkhotbah.
-
Memberi makna lagi
pada hidup.
-
Memberi makna lagi
pada penderita.
-
Menekankan makna
kerja.
-
Menekankan makna
cinta.
Daftar Pustaka
Frankl. Emil. 2004. On the theory and therapy of mental
disorders: an introduction to logotherapy and existential analysis.New York:
Brunner-Routledge 270 Madison Avenue
No comments:
Post a Comment