1. Pengertian Sistem
Sistem menurut
Indrajit, 2001 (dalam Hutahaean, 2015) mengandung arti kumpulan-kumpulan dari
komponen-komponen yang dimiliki unsur keterkaitan antara satu dengan yang
lainnya. Menurut Jogianto, 2005 (dalam Hutahaean, 2015) sistem adalah kumpulan
dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Sistem ini menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata adalah
suatu objek nyata, seperti tempat, benda, dan orang-orang yang betul-betul ada
dan terjadi. Sedangkan menurut Murdick, 1991 (dalam Hutahaean, 2015) suatu
sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kumpulan atau
prosedur-prosedur/bagan-bagan pengolahan yang mencari suatu tujuan tertentu.
Dari beberapa
pengertian sistem diatas dapat disimpulkan bahwa sistem adalah kumpulan dari
elemen-elemen atau komponen-komponen yang membentuk kumpulan atau
prosedur-prosedur/bagan-bagan pengolahan dan berinteraksi untuk mencapai suatu
tujuan tertentu.
Menurut Marimin,
Tanjung & Prabowo (2006), sifat-sifat dasar dari suatu sistem antara lain:
a. Pencapaian tujuam, orientasi pencapaian
tujuan akan memberikan sifat dinamis kepada sistem, memberi ciri perubahan yang
terus menerus dalam usaha mencapai tujuan.
b. Kesatuan usaha, mencerminkan suatu sifat
dasar dari sistem, dimana hasil keseluruhan melebihi dari jumlah
bagian-bagiannya atau sering disebut konsep sinergi.
c. Keterbukaan terhadap lingkungan, lingkungan
merupakan sumber kesempatan maupun hambatan pengembangan. Keterbukaan terhadap
lingkungan membuat penilaian terhadap suatu sistem menjadi relatif atau
dinamakan equifinality atau pencapaian tujuan suatu sistem tidak mutlak harus
dilakukan dengan satu cara terbaik. Tetapi pencapaian tujuan suatu sistemdapat
dilakukan melalui berbagai cara sesuai dengan tantangan lingkungan yang
dihadapi.
d. Transformasi merupakan proses perubahan input
menjadi output yang dilakukan oleh sistem.
e. Hubungan antarbagian, kaitan antara subsistem
inilah yang akan memberikan analisis sistem, suatu dasar pemahaman yang lebih
luas.
f. Sistem ada berbagai macam yaitu sistem
terbuka, sistem tertutup, dan sistem dengan umpan balik
g. Mekanisme pengendalian, mekanisme ini
menyangkut sistem umpan balik yang merupakan suatu bagian yang member informasi
kepada sistem mengenai efek dari perilaku sistem terhadapa pencapaian tujuan
atau pemecahan persoalan yang dihadapi.
B. Pengertian Informasi
Menurut Gordon B. Davis
(1984:200), Informasi adalah data yang telah di proses atau di olah kedalam
bentuk yang sangat berarti untuk penerimanya dan merupakan nilai yang
sesungguhnya atau dipahami dalam tindakan atau keputusan yang sekarang atau
nantinya.
Kemudian menurut
Kenneth C. Laudon (2004:8), Informasi adalah data yang sudah dibentuk kedalam
sebuah formulir bentuk yang bermanfaat dan dapat digunakan untuk manusia.
Sedangkan menurut Anton
M. Moeliono (1990:33), Informasi adalah penerangan, keterangan, pemberitahuan,
kabar atau berita ( tentang). Selanjutnya, Anton M. Moeliono (1990:187),
mengatakan bahwa informasi juga adalah keterangan atau bahan nyata yang dapat
dijadikan dasar kajian analis atau kesimpulan.
C. Pengertian Psikologi
Ditinjau dari segi ilmu Bahasa, kata psikologi berasal dari kata psyche artinya jiwa dan logos artinya ilmu
pengetahuan. Jadi psikologi berarti ilmu pengetahuan tentang jiwa atauilmu
jiwa.
Menurut
Wundt (dalam Devidoff, 1981) psikologi itu merupakan ilmu tentang kesadaran
manusia (the science of human consciousness). Dari batasan ini
dapat di kemukakan bahwa dalam psikologi, keadaan jiwa di refleksikan dalam
kesadaran manusia. Unsur kesadaran merupakan hal yang dipelajari dalam
psikologi.
Sedangkan
Branca (1964) menyatakan bahwa psikologi merupakan ilmu pengetahuan tentang
perilaku manusia. Hal tersebut dapat dilihat dari pernyataannya: “when the
interest of men turns the action of human beings, and when that interest takes
the form of accurate observation, exact desriptions, and experimental study of
human behavior, the science of psychology emerges” (Branca,1964:2).
Menurut Morgan (1984: 4) psikologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari
perilaku manusia dan binatang, tetapi sebenarnya dia senada dengan Branca.
Karna para ahli psikologi juga mempelajari perilaku binatang dengan maksud agar
hasil penelitia tentang binatang bisa dimanfaatkan dalam mempelajari perilaku
manusia.
Maka
dapat disimpulkan bahwa sistem informasi Psikologi adalah kumpulan dari
elemen-elemen yang membentuk prosedur-prosedur pengolahan dan berinteraksi
untuk memperoleh data yang telah diproses/diolah ke dalam sebuah formulir bentuk yang dapat dijadikan dasar kajian analisis
atau kesimpulan mengenai ilmu
pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia
baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan serta
mengadakan penyelidikan atas gejala-gejala jiwa untuk mencapai tujuan tertentu
dan suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan
kemudian di proses/ diolah untuk dijadikan kajian dasar analisis mengenai
perilaku manusia.
Daftar Pustaka
Dakir. (1993). Dasar-dasar
psikologi. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Hutahaean, Jeperson. (2014). Konsep sistem informasi. Yogyakarta: Deepublish.
Basuki, A M Heru. (2008). Psikologi umum. Jakarta: Restu Ibu.
No comments:
Post a Comment